Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

You are here: Home
Beasiswa Pasca Sarjana ke Perancis PDF
Written by Administrator   
Kedutaan Besar Perancis memberikan beasiswa pasca sarjana (Master, DESS, DEA) dengan jumlah yang terbatas.

Seleksi pendidikan akan dilakukan berdasarkan berkas permohonan yang masuk, kemudian melalui wawancara pribadi di Kedutaan Besar Perancis.

Kriteria dititikberatkan pada:

1. Latar belakang pendidikan si calon dan bidang yang ingin didalami;
2. Kepribadian;
3. Motivasi.
 
Bidang-bidang yang mendapat prioritas dari Pemerintah Perancis untuk mendapat beasiswa adalah:

1. Teknik;
2. Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran untuk penyakit menular (AIDS,TBC,Demam Berdarah);
3. Ilmu Politik,Ilmu Sosial, dan Hukum;
4. Semua permohonan yang termasuk dalam rangka proyek kerjasama universitas yang masih berlaku.

Persyaratan untuk mengikuti beasiswa ini:

1. Sekurang-kurangnya harus berijazah setingkat S1;
2. Bagi pegawai negeri, pencalonan harus diajukan secara resmi yang terkait dalam proyek kerjasama;
3. Bagi mereka yang bukan pegawai negeri, pencalonan sebaiknya termasuk dalam proses kerjasama yang lebih luas, yang diajukan kepada Kedutaan ini oleh badan perancis atau mitra kerja Indonesianya;
4. Penguasaan bahasa Perancis yang baik diperlukan untuk meneruskan studi di Perancis, pemberian beasiswa ini akan disertai dengan kursus Bahasa Perancis dan mengikuti ujian DELF, yang perlu diikuti sebelum berangkat ke Perancis. Peserta yang tidak lulus dalam ujian tersebut tidak akan menerima beasiswa.

Untuk informasi lebih lanjut dan mendapatkan formulir, hubungi:

Kedutaan Besar Perancis
Bagian Kerjasama & Kebudayaan
Jl.Panarukan no.35
Menteng, Jakarta

Telp.021-31931795
Fax.021-3103747
e-mail: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Formulir yang telah diisi oleh si calon harus dikembalikan ke Kedutaan Besar Perancis sebelum tanggal 30 September 2004.

Berikut sejumlah situs yang banyak memuat mengenai pendidikan di Perancis

- EGIDE (dalam bahasa Perancis dan Inggris): http://www.egide.asso.fr
- Kementrian Pendidikan Nasional,Pendidikan Tinggi dan Penelitian Perancis:
http://www.eduation.gouv.fr
- Komisi Eropa: http://www.eurydice.org
- CNOUS (dalam bahasa Perancis): http://cnous.fr
- Situs majalah yang dikhususkan bagi pendidikan (dalam bahasa Perancis):
http://www.letudiant.fr
- Situs sumber-sumber dokumenter mengenai pengajaran dan pendidikan di Perancis
(dalam bahasa Perancis): http://www.cidj.asso.fr

Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan di Perancis dengan biaya sendiri dapat memperoleh informasi dan berbagai persyaratan melalui Kantor EduFrance:

Agence EduFrance: http://www.edufrance.fr
Jakarta: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Surabaya: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
 
 
Program Beasiswa STUNED, Belanda PDF
Written by Administrator   
Pemerintah Belanda melalui the Netherlands Education Centre menawarkan beasiswa kepada para profesional muda Indonesia yang berprestasi untuk melanjutkan studi pascasarjana di Belanda.

Target grup

Program beasiswa STUNED ini ditujukan kepada para profesional dari seluruh Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan S1, khususnya para staf pengajar, staf pemerintah (pusat dan daerah), staf LSM dan wartawan. Program beasiswa STUNED mengutamakan kesetaraan gender (minimum 50% wanita) dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Mereka yang telah memiliki gelar Ph-D (S3) tidak diperkenankan untuk mengikuti program ini.

Beasiswa STUNED meliputi

1. Total biaya perkuliahan;
2. Biaya hidup (uang bulanan) sesuai dengan standar hidup pada umumnya;
3. Premi asuransi (travel, kesehatan, asuransi tanggungjawab perorangan);
4. Biaya tiket pesawat yang telah ditetapkan;
5. Biaya transportasi selama di Belanda yang berkaitan dengan keperluan studi;
6. Bantuan untuk biaya yang berkaitan dengan keperluan studi, seperti buku-buku dan biaya pengiriman (besar pembayarannya tergantung dari masa studi);
7. Penggantian biaya izin tinggal.

Program Studi yang dapat dipilih

Mereka yang berminat untuk melamar beasiswa STUNED dapat memilih program pascasarjana yang diadakan oleh lembaga pendidikan tinggi di Belanda, dengan lama masa studi minimal 1,5 bulan dan maksimal 24 bulan. Hampir semua program studi menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris. Pada prinsipnya program studi yang dipilih harus dapat mencerminkan adanya relevansi dengan pembangunan Indonesia. Hampir semua program studi dapat diajukan pilihan kecuali literatur dan bahasa.

Daftar program studi dapat dilihat di Catalogue of International Courses in the Netherlands melalui website: www.nec.or.id, atau www.nuffic.nl

Kemampuan Berbahasa Inggris

Informasi mengenai jadwal tes dan contoh hasil TOEFL atau IELTS yang sesuai dengan yang disyaratkan dapat diperoleh di website NEC.

Pemaparan motivasi

Setiap pelamar diharuskan menyerahkan sebuah esai yang menjelaskan hubungan antara pilihan program studi dengan salah satu sektor pembangunan serta memaparkan keterkaitan antara pekerjaan mereka dengan sektor pembangunan tersebut. Esai ini juga menjelaskan bagaimana permohonan beasiswa tersebut sejalan dengan rencana pembangunan organisasi di mana mereka bekerja.

Persyaratan

Pelamar beasiswa STUNED harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Warga negara Indonesia;
2. Pendidikan minimum S1,IPK min 2,5;
3. Pengalaman min 2 tahun di bidang yg relevan;
4. Mempunyai latar belakan pendidikan atau bidang kerja yg sesuai dengan pilihan studi pascasarjananya;
5. Memiliki kemampuan bahasa Inggris, min TOEFL 550 atau IELTS 213;
6. Tidak menempuh studi di luar negeri dalam kurun waktu 2 tahun terakhir;
7. Diterima di salah satu universitas di Belanda untuk tahun ajaran yang akan dijalani;
8. Usia tidak lebih dari 40 tahun untuk pria dan 45 tahun untuk wanita.

Selain persyaratan umum di atas, masing-masing universitas menentukan persyaratan pendaftaran tersendiri. Oleh karena itu dianjurkan agar pada tahap awal pelamar mencari informasi tentang prosedur pendaftaran tersebut. Harap mendaftar secepatnya, karena pelamar harus melampirkan surat penerimaan (admission letter) dari universitas pilihan di Belanda dalam formulir pendaftaran beasiswa.

Cara mendaftar

Langkah pertama adalah menentukan terlebih dahulu program studi yang tepat. Langkah berikutnya adalah mendaftar ke universitas untuk memperoleh penerimaan di program studi tersebut. Pendaftaran dapat dilakukan melalui e-mail. Masa pendaftaran di hampir seluruh program studi untuk setiap tahun akademik dibuka mulai bulan Januari.

Program beasiswa ditawarkan setiap tahun. Pendaftaran ditutup bulan April. Pengumuman penerimaan seleksi diumumkan sekitar bulan Juni. Formulir yang tidak lengkap tidak akan diproses.

Proses Seleksi

Dewan seleksi akan melihat bahwa beasiswa diberikan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam perjanjian kerjasama pembangunan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Belanda. Kesempatan lebih besar diberikan kepada mereka yang berhasil memaparkan argumentasi yang kuat dan meyakinkan mengenai hubungan antara program studi yang dipilih dengan pekerjaan mereka dan dengan pembangunan di sektor terkait, dan/atau hubungan antara program studi yang dipilih dengan rencana organisasi dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kinerja dari organisasi tersebut.

Application form, informasi terkini dan penjelasan lebih lanjut serta daftar dokumen yang harus dilampirkan dapat diperoleh di: www.nec.or.id, This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
 
 
Beasiswa Monbukagakusho, Jepang PDF
Written by Administrator   
Berikut kami sampaikan informasi beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho), untuk kiranya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, khususnya bagi dosen PTN/PTS yang memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.

Persyaratan

1. Usia di bawah 35 tahun (baik untuk S-2 maupun S-3);
2. Peserta program S-2 harus sudah menyelesaikan S-1. Peserta program S-3 harus sudah menyelesaikan S-2;
3. Pelamar harus sehat jasmani dan rohani;
4. Pelamar harus dapat menguasai bahasa Inggris sehingga dapat menulis rencana tesis dan mengutarakan pendapatnya pada waktu wawancara;
 
5. Pelamar diminta untuk menghubungi seorang profesor di universitas negeri di Jepang sebagai pembimbing sesuai dengan bidang studi masing-masing. Bidang studi harus masih sebidang dengan disiplin ilmu sebdumnya;
6. Pelamar tidak diperbolehkan suami istri melamar bersamaan, harus salah satu. Setelah yang satu selesai baru yang satu lagi dapat mengikuti beasiswa ini;
7. Bagi mereka yang sudah pernah menerima beasiswa Monbukagakusho dan ingin melamar lagi, harus 3 tahun ada di Indonesia baru boleh mengikuti program ini, selama usianya masih di bawah 35 tahun pada saat keberangkatan;
8. Pelamar harus bersedia belajar bahasa Jepang karena bahasa pengantar di perguruan tinggi Jepang adalah bahasa Jepang.
9. Khusus bagi pelamar wanita, tidak boleh hamil pada saat melamar dan selama masa beasiswa.

Fasilitas yang didapat

1. Lamanya masa Research Student 2 tahun bila berangkat April, 1 1/2 tahun bila berangkat Oktober. Masa studi bisa diperpanjang apabila peserta diizinkan masuk program master atau doktor. Peserta diizinkan masuk program master selama masa Research Student. Sedangkan untuk program doktor, peserta harus mendapat izin dalam tahun pertama masa Reseerch Studentnya.
2. Beasiswa diberikan secara penuh;
3. Biaya transportasi dari bandara Soekarno Hatta sampai di bandara Jepang (pergi dan pulang);
4. Biaya asrama;
5. Asuransi kesehatan;
6. Satu mahasiswa satu profesor pembimbing;
7. Bebas biaya ujian masuk, matrikulasi, dan uang kuliah;
8. Tunjangan kedatangan sebesar ¥ 25.000 pada saat tiba di bandara Jepang. Besarnya beasiswa ¥ 184.000 per bulan.

Cara pendaftaran

Bagi peminat yang berstatus sebagai dosen PTN/PTS, lamaran diajukan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Asal (dengan surat pengantar/persetujuan pimpinan perguruan tinggi) ditujukan ke Direktur Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi, Ditjen Dikti, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta, dengan melampirkan:

1. Application form Monbukagakusho;
2. Copy ijasah dan transkrip nilai dalam bahasa Inggris/ Jepang;
3. Surat rekomendasi dari perguruan tinggi asal (dengan mengisi formulir yang tersedia);
4. Letter of Acceprance (L/A) dari profesor pembimbing universitas negeri di Jepang, formulir tersedia. Untuk mendapatkan L/A dari profesor, pelamar harus mengirimkan proposal penelitian dan transkrip nilai kepada profesor tersebut;

Semua dokumen tersebut mohon dibuat rangkap 4, dan semua dokumen asli yang ditulis dalam bahasa Inggris / Jepang harus diserahkan kepada Kedutaan Besar Jepang.

Tahap penyeleksian

1. Tidak semua pelamar dipanggil ujian wawancara;
2. Bagi yang lulus praseleksi akan dipanggil untuk mengikuti ujian wawancara;
3. Bagi yang lulus ujian wawancara akan direkomendasikan ke Monbukagakusho;
4. Keberangkatan tahap I pada awal bulan April;

Keberangkatan tahap II pada awal bulan Oktober.

Progam beasiswa dibuka setiap tahun. Untuk tahun 2004, pendaftaran dibuka pada bulan Desember dan ditutup pada tanggal 21 April 2004.

Application form

Application form beasiswa Monbukagakusho dapat diperoleh di:
1. Bagian Pendidikan KEDUTAAN BESAR JEPANG J1. M.H. Thamrin 24 Jakarta 10350, Telp. (021) 319 24308 (hunting);
2. Perguruan Tinggi Negeri / Kantor Kopertis terdekat;
3. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (lantai 4) Jalan Pintu Satu Senayan Jakarta.

Hal-hal yang belum jelas terkait dengan teknis pelamaran beasiswa tersebut (khususnya bagi dosen PTN/PTS) kami silakan menghubungi Ditjen Dikti (contact person Andi Ichsan atau Agus Susilohadi), Telp 021-5700052.
 
 
Program Pertukaran Mahasiswa Kedokteran PDF
Written by Administrator   
IFMSA (International Federation of Medical Student's Associations) menyelenggarakan dua macam program pertukaran, yaitu Program Pertukaran Profesional (Professional Exchange) dan Program Pertukaran Riset (Research Exchange).

Program Pertukaran Profesional
Dalam struktur organisasi IFMSA, Program Pertukaran Profesional dipegang oleh suatu komite yang dikenal sebagai SCOME (Standing Committee on Professional Exchange). Untuk tingkat nasional, The National Exchange Officers (NEO) bertanggungjawab pada pelaksanaan program pertukaran, baik ditingkat nasional maupun internasional. Selain menandatangani kontrak pertukaran bilateral, seorang NEO juga mengatur prosedur pendaftaran bagi mahasiswa yang berminat mengikuti program pertukaran dari negaranya.
Ditingkat daerah/lokal, program pertukaran dikelola oleh suatu Local Organising Committee. Keanggotaan komite ini biasanya berasal dari satu fakultas kedokteran. Lokal Organising Committee ini dikoordinasi oleh Local Exchange Officer (LEO) yang bertanggungjawab pada proses penerimaan dan penempatan mahasiswa tamu yang datang. Seorang LEO juga berfungsi sebagai penghubung antara mahasiswa tamu dengan dokter/dosen yang akan membimbing selama mengikuti program pertukaran.

Ada dua jenis Program Pertukaran Profesional yang ditawarkan, yaitu:

1. Pra klinik, dimana mahasiswa tamu belajar atau magang pada suatu bagian (department) pra klinik di fakultas kedokteran atau rumah sakit pendidikan. Semisal: belajar dan magang di bagian patologi fakultas kedokteran atau laboratorium patologi rumahsakit pendidikan;
2. Klinik, dimana mahasiswa tamu magang pada suatu bagian (department) klinis di rumah sakit atau praktek dokter umum/spesialis.

Lama program pertukaran rata-rata 4 minggu, menggunakan bahasa pengantar Inggris atau bahasa negara tempat magang. Daftar negara yang menawarkan Program Pertukaran Profesional dan informasi nya dapat dilihat di http://www.ifmsa.org/scope/ec.htm . Informasi lebih lanjut mengenai Program Pertukaran Profesional ada di http://www.ifmsa.org/scope/

Program Pertukaran Riset
Dalam struktur organisasi IFMSA, Program Pertukaran Riset dipegang oleh suatu komite yang dikenal sebagai SCORE (Standing Committee on Research Exchange ). SCORE dikoordinasi oleh seorang Director yang dipilih satu tahun sekali. Tugas utama Director SCORE adalah mengawasi kerja para NORE selama setahun penuh. Ditingkat nasional, Program Pertukaran Riset dikelola oleh NORE (National Officer on Research Exchange). Seorang NORE mempunyai tugas mempublikasi dan memperbarui daftar proyek riset (http://www.ifmsa.org/score/projects.html), menandatangani kontrak program pertukaran riset dengan NORE dari negara lain, serta menerima dan menyeleksi aplikasi pendaftaran. NORE juga mengkoordinasi kerja LORE (Local Officer on Research Exchange). Seorang LORE diangkat atau dipilih oleh komite lokal di fakultas kedokteran. LORE bertanggungjawab mengatur, mengelola dan mempromosikan program pertukaran riset di fakultas kedokterannya.

SCORE memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedokteran suatu kesempatan unik untuk menjalani riset klinik maupun pra klinik di negara lain. Mahasiswa akan bergabung dalam suatu tim riset dan menjalani kegiatan riset dibawah bimbingan seorang tutor ahli. Selama menjalani program, mahasiswa akan dikenalkan pada prinsip-prinsip dasar riset, seperti studi literatur, mengkoleksi informasi, menulis ilmiah, kerja laboratorium, statistik dan aspek etik. Diakhir program, mahasiswa diharapkan untuk menulis esai singkat mengenai hasil dan pencapaiannya.

Informasi lebih lanjut mengenai Program Pertukaran Riset dapat dibaca di http://www.ifmsa.org/score/